Minggu, 11 September 2011

TIPS MERAKIT KOMPUTER


Merakit komputer adalah kegiatan memasang atau instalasi peralatan atau komponen-komponen komputer agar menjadi satu-kesatuan. Sebelum merakit anda harus mengetahui dulu spesifikasi komputer yang ingin dirakit apakah ingin menggunakan prosessor Intel Pentium 4, Pentium Dual Core, Core 2 Duo, Core 2 Quad, AMD Athlon 64, AMD Athlon 64 X2, AMD Sempron, AMD Phenom dll. Setelah menetapkan spesifikasi komputer yang ingin dirakit, maka anda harus mengetahui komponen-komponen yang mendukung prosessor tersebut seperti jenis mainboard, RAM, VGA card dll. Setelah itu mempersiapkan semua komponen-komponen yang ingin dirakit. Persiapkan juga alat-alat tangan seperti obeng plus dan obeng min, serta persiapkan CD/DVD sistem operasi, CD driver (driver mainboard, VGA card, sound card dsb), program aplikasi, CD utility, atau program lain yang diperlukan.
Hal yang perlu diperhatikan dalam merakit komputer adalah menghindari listrik statis dari tubuh, untuk ini anda bisa menggunakan gelang antistatik atau dengan menyentuh bagian casing pada logamnya. Hal ini dikarenakan untuk menghindari kerusakan pada komponen.
Secara umum langkah-langkah dalam merakit komputer adalah sebagai berikut :.
1. Persiapan merakit
Hal-hal yang perlu disiapkan adalah :
Komponen-komponen komputer yang ingin dirakit yaitu prosessor, mainboard, RAM, harddisk, CD/DVD drive, floppy disk drive, VGA card dan Sound card (jika mainboard tidak menggunakan VGA dan sound on board), casing beserta power supply, heatsink, pasta, kipas prosessor, kipas casing, kabel data jenis PATA atau SATA untuk harddisk, kabel data CD/DVD drive, kabel data floppy disk drive, kabel listrik power supply, monitor dan kabel powernya, keyboard, mouse, stabilizer, dan komponen-komponen lain yang diinginkan.
- Prosessor
Komponen ini yang perlu anda tentukan dahulu, tentukan prosessor yang ingin anda gunakan apakah merek Intel, AMD atau yang lainnya. Kemudian tentukan jenisnya, untuk Intel apakah Pentium 4, Celeron, Pentium D, Core 2 Duo, Core 2 Quad atau yang lain. Untuk AMD apakah Athlon 64, Sempron, Athlon 64 X2, Athlon 64 FX, AMD Phenom atau yang lain. Setelah itu tentukan serinya atau kecepatan prosessor berapa GHz, misalnya Intel Pentium D 925 3,00 GHz, Intel Core 2 Duo E4400 2,0 GHz, AMD Athlon 64 X2 4400+ 2,2 GHz dll. Selain menentukan merek, jenis, seri, dan kecepatan (clock speed), hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan prosessor adalah :
FSB prosessor (Front Side Bus), yaitu frekuensi kerja prosessor yang diukur dalam satuan MHz, misalnya FSB 533, FSB 800, FSB 1066, FSB 1333, atau FSB 1600.
Ukuran Cache memori (L1, L2, dan L3), cache memori ini berguna untuk menyimpan sementara data dan instruksi agar prosessor selalu memiliki supply data yang stabil untuk diproses.
Fitur-fitur yang diusungnya, seperti Hyper Threading, VT, 3DNow!, SSE/SSE2/SSE3 dsb.
Untuk spesifikasi prosessor seperti merek, jenis, seri, dan kecepatan prosessor dapat anda baca pada Bab 1.

- Mainboard
Setiap merk atau tipe mainboard mempunyai spesifikasi yang berbeda-beda, untuk itu dalam menentukan mainboard hal-hal yang harus diperhatikan adalah :
Mainboard menggunakan soket yang harus sesuai dengan prosessor, untuk itu carilah mainboard yang mendukung prosessor yang anda gunakan, misalnya jika anda menggunakan prosessor Intel Pentium D atau Intel Core 2 Duo maka carilah mainboard soket LGA 775, atau jika ingin menggunakan prosessor AMD Athlon 64 X2 anda bisa mencari mainboard soket 939 atau soket AM2.
Ukuran fisik mainboard (form factor), mainboard mempunyai beberapa jenis atau ukuran yang berbeda, yang paling umum dan banyak digunakan adalah jenis ATX dan mikro ATX.
Apakah mainboard mempunyai kemampuan untuk bisa di upgrade seperti peningkatan kecepatan (overclocking) atau penggantian prosessor, untuk itu anda bisa memilih mainboard yang memiliki kemampuan tersebut. Hal ini dikarenakan jika anda ingin melakukan overclocking atau upgrade prosessor.
Chipset, kualitas mainboard dapat dilihat pada chipset yang digunakan. Untuk itu perhatikan merek chipset yang digunakan pada mainboard seperti Intel, SIS, NForce, VIA dll. Carilah mainboard yang menggunakan chipset yang mendukung prosessor yang anda gunakan. Misalnya jika anda menggunakan prosessor Intel Core 2 Duo, anda bisa memilih mainboard dengan chipset Intel P35, Intel X38, Intel 945, Intel 945GC, Intel 945P, Intel 965, Intel 975X, VIAPM890, dan VIAPM900.
FSB, carilah mainboard yang mampu mendukung FSB prosessor. Misalnya untuk prosessor Intel Core 2 Duo dengan FSB 1333 MHz, maka carilah mainboard yang mendukung FSB 1333.
Apakah VGA dan sound on-board atau add on. Maksudnya apakah sudah terdapat VGA dan Sound pada mainboard atau apakah harus menambahkan VGA dan sound card (untuk sound kebanyakan sudah on-board). Sebagai pertimbangan, jika ingin mendapatkan performa yang lebih baik untuk aplikasi grafis, maka gunakan VGA card yang dipasang pada slot di mainboard.
Kelengkapan mainboard, setiap jenis dan merek mainboard yang berbeda akan mengusung kelengkapan komponen yang berbeda. Seperti apakah terdapat slot AGP, slot PCI Express x16, slot PCI Express x8, apakah memori mengusung dual chanel memori atau tidak, dsb.
Jumlah slot PCI, dengan lebih banyak slot PCI memungkinkan untuk penambahan card seperti TV/FM tuner, modem card, LAN card, WiFi Card, FireWire card dll.
Fasilitas tambahan, jika anda menghendaki adanya komponen-komponen tambahan, maka carilah mainboard yang mengusung fitur tambahan seperti yang anda inginkan, misalnya LAN on-board, Firewire/IEEE1394, RAID, S/PDIF, WiFi dll.

- RAM
Hal –hal yang perlu diperhatikan dalam memilih RAM adalah sebagai berikut:
Jenis RAM, carilah jenis RAM yang cocok dengan mainboard yang digunakan, seperti apakah SDRAM, RDRAM, DDR, DDR 2, atau DDR 3.
Kapasitas RAM, misalnya 128 MB, 256 MB, 512 MB, 1 GB, atau 2 GB. Semakin besar kapasitas RAM yang digunakan, maka semakin cepat komputer dalam melakukan proses data.
Merek RAM, seperti Visipro, Corsair, Apacer, Adata, Kingston, V-Gen, NCPRO, Maestro, MVM, dll.
Ukuran bus speed pada RAM, seperti SDRAM (PC100, PC133), RDRAM (PC600, PC700, PC800, PC1066), DDR (PC2100/DDR266, PC2700/DDR333, PC3200/DDR400), DDR2 (PC5300/DDR667, PC6400/DDR800, DDR3 (PC8500/DDR1066, PC 10600/DDR1333).
Jumlah keping RAM, jika terdapat beberapa slot RAM anda bisa menggunakan satu keping RAM, dua keping atau lebih. Tetapi jika anda menggunakan RDRAM semua slot harus terisi. Atau jika mainboard mendukung teknologi dual channel memori dan anda ingin mengaktifkan fitur ini, maka gunakan dua keping RAM (satu pasang) dengan kapasitas, bentuk dan ukuran bus speed yang sama.

- VGA Card
Jika anda memilih mainboard yang tidak dilengkapi dengan VGA on-board, maka anda harus menggunakan VGA card. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilih VGA card adalah sebagai berikut :
Jenis VGA card, dalam pemilihan VGA card sesuaikan dengan slot-slot VGA pada mainboard, apakah anda ingin menggunakan jenis PCI, AGP, atau PCI Express x16.
Merek VGA, seperti Nvidia (Gigabyte, Zotac, Manli, POV, Leadtek, Vaikoo dsb), ATI (HIS, Power Color, Vaikoo, GeCube, Gigabyte dsb).
Kapasitas memori VGA, misalnya 4 MB, 8 MB, 16 MB, 32 MB, 64 MB, 128 MB, 256 MB, 512 MB, 640 MB, 768 MB, dan 1 GB .
Fitur-fitur atau spesifikasi VGA, seperti DVI port, TV-out, Video-in, dual DVI, Pixel Shader 2.0, Pixel Shader 3.0, Pixel shader 4.0, akselerator 3D, mendukung Direct X9, Direct X10, mendukung teknologi CrossFire atau SLI dsb.

- Sound Card
Seperti halnya VGA, jika anda memilih mainboard yang tidak dilengkapi dengan sound on-board, maka anda harus menggunakan sound card. Untuk sound card menggunakan slot PCI atau dapat menggunakan sound card eksternal menggunakan port USB. Dalam memilih sound card perhatikan kualitas, merek sound card dan kelengkapan port.

- Perangkat tambahan lain
Jika anda ingin menggunakan card-card tambahan lain dapat anda pasangkan pada slot PCI. Penggunaan card tambahan dapat disesuaikan dengan kebutuhan atau sekedar untuk hiburan misalnya seperti TV/FM tunner (untuk melihat acara televisi dan siaran radio FM), LAN card (untuk menghubungkan atau komunikasi beberapa komputer), Modem dial up card (untuk koneksi internet melalui jaringan telepon, WiFi card (untuk koneksi internet di dalam area yang dilingkupi akses point. Atau anda dapat memilih mainboard yang sudah dilengkapi komponen on-board untuk peralatan di atas.

- Harddisk
Dalam memilih harddisk hal-hal yang perlu diperhatikan sebagai berikut:
Tentukan jenis konektornya dan sesuaikan dengan mainboard yang digunakan, yaitu apakah jenis IDE (PATA), SATA, atau SATA II.
Merek harddisk, seperti Seagate, Maxtor, Hitachi, SMS, WDC, Western Digital dll.
Perhatikan bandwidth pada harddisk ATA dan sesuaikan dengan besarnya bandwidth yang didukung oleh mainboard yaitu menggunakan ATA 33, ATA 66, ATA 100 atau ATA 133 (33 MB/s, 66 MB/s, 100 MB/s, atau 133 MB/s). Jika menggunakan harddisk SATA, yaitu menggunakan SATA atau SATAII. Untuk ini anda cocokkan dengan spesifikasi pada mainboard.
Tentukan kapasitas harddisk, untuk ini sesuaikan dengan kebutuhan anda, seperti kapasitas 20 GB, 30 GB, 40 GB, 80 GB, 160 GB, 200 GB, 250 GB, atau 320 GB. Jika anda menginginkan harddisk dengan kapasitas besar seperti kapasitas 200 GB ke atas sebelumnya cek BIOS terlebih dahulu apakah mendukung untuk kapasitas yang anda tentukan, jika tidak mendukung maka bisa dilakukan update BIOS. Untuk update BIOS ini memiliki resiko yang tinggi, jika anda tidak begitu memahami sebaiknya minta bantuan pada teknisi.
Perhatikan kecepatan rotasi harddisk seperti 5400 rpm atau 7200 rpm dan perhatikan ukuran cache memori, seperti 2 MB, 4 MB, 8 MB, 16 MB, atau 32 MB.


- CD/DVD Drive
Tentukan apakah anda ingin menggunakan CDROM, CDRW, DVDROM, DVDRW, COMBO atau ingin menggunakan dua drive. Hal yang diperhatikan adalah kecepatan misalnya untuk CDROM adalah 52x atau 56x, untuk DVDRW 16x, 18x, atau 20x. Perhatikan jenis koneksinya seperti DVDRW ATA atau DVDRW SATA. Pilih merek-merek yang anda inginkan seperti ASUS, Samsung, Lite-On, Sony, Pionner dsb.

- Casing dan Power Supply
Pilihlah casing sesuai keinginan anda. Bila membeli casing baru biasanya sudah beserta power supplynya (satu paket). Atau bila anda ingin membeli power supply maka carilah yang sesuai dengan casing yang digunakan (jenis ATX atau mikro ATX), selain itu daya dan spesifikasi power supply harus sesuai dengan mainboard atau prosessor yang digunakan. Merek-merek casing antara lain yaitu Simbada SIM COOL, Power Logic Atric, Ersys, SPC, Mentari, Gigabyte dll.

- Heatsink, Pasta, dan Kipas
Pilihlah heatsink yang mempunyai kemampuan yang baik untuk menyerap panas dari prosessor dan sesuai dengan jenis mainboard yang digunakan. Untuk kipas prosessor sesuaikan dengan heatsink yang digunakan. Biasanya dalam paket penjualan heatsink dan kipas sudah dirangkai menjadi satu. Anda dapat menambahkan kipas untuk casing yang dapat anda pasangkan di dalam casing, hal ini untuk mengurangi panas di dalam casing. Gunakan juga pasta antara heatsink dengan prosessor.

- Kabel Data dan Kabel Power
Gunakan jenis kabel data yang sesuai dengan komponen, seperti untuk harddisk ATA/IDE (PATA), maka gunakan kabel data harddisk jenis ATA/IDE. Untuk harddisk ATA 33 masih menggunakan kabel data jenis 40 jalur, sedangkan untuk harddiks ATA 66/100/133 menggunakan kabel data jenis 80 jalur. Kabel data ini juga digunakan untuk CD/DVD drive. Untuk harddisk dan DVD drive SATA maka gunakan kabel data jenis SATA. Untuk kabel power carilah untuk kabel listrik power supply dan untuk monitor.

- Keyboard, Mouse, Speaker, dan Stabilizer
Gunakan keyboard dan mouse yang sesuai dengan selera anda, anda dapat memilih keyboard dan mouse dengan koneksi USB, PS/2, atau tanpa kebel. Untuk speaker, sekarang banyak digunakan jenis speaker aktif yang menghasilkan suara yang lebih baik dan berkualitas, anda dapat memilih sesuai dengan selera anda. Sedangkan stabilizer menjadi penting digunakan karena untuk mendapatkan tegangan output yang stabil, sehingga komputer akan terhindar dari tegangan listrik berlebih yang dapat merusakkan atau membakar komponen.

- Monitor
Anda dapat memilih jenis-jenis monitor sesuai dengan keinginan anda, seperti jenis CRT (tabung), CRT layar datar, atau LCD. Tentukan juga ukuran layar, seperti 14”, 15”, 17”, 19” dsb. Merek-merek monitor seperti Advance, Samsung, LG, View Sonic, Ben-Q, Forsa, GTC, Mustiff dll.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saya tidak online 24 Jam dan hanya sendiri mengurus blog ini, mohon maaf bila komentar anda tidak di balas.
Mohon gunakan kata-kata yang sopan dalam memberikan komentar.
Komentar SPAM, SARA dan sejenisnya tidak akan di tampilkan.